Friday, December 4, 2015

Nanti Saja

Terburu waktu hanya bisa memaku laku. Terkejar masa hanya bisa menahan asa. Yang bukan pada waktunya hanya akan menyisakan luka. Entah untuk sementara ataupun selamanya, tetap saja bernama luka. Telah seberapa banyak luka yang kau pertahankan menganga di tempat yang sama? Di hati ? Bahkan di jiwa? Atau hanya sebatas raga? Bukankah luka itu tetap saja menyakitkan pada akhirnya?

Jangan paksa waktu menjadi budak jika tak ingin diperbudak olehnya. Tak usah menyita waktu dengan ego kasarmu itu. Perlakukan ia dengan baik agar waktu lebih memahami apa yang kita mau. Jangan sampai hanya karena sinisme waktu, ia menjauhkan segala anganmu.

Nanti saja..
Jalani perlahan namun pasti. Segala bentuk kepastian memang tidak melewati proses yang mudah. Namun jika kau bersahabat dengan alur yang dibuat, muara akan seindah telaga penawar dahaga.

Nanti saja..
Lepaskan dalam jangkauan. Biarkan citanya terbang menggapai harapan. Jika memang kau dalam genggaman, dia takkan hilang dari pandangan.

Nanti saja..
Peluk waktu dalam janji. Tak usah terlalu erat, cukup melekat tanpa harus terpaksa memikat. Andai kau dalam dekapan, tentu dia akan selalu menjadikanmu yang terdepan.


Nanti saja..
Waktu terlalu bersahaja untuk dijadikan alasan putus asa